
Bangkalan – Semangat meningkatkan kompetensi dan budaya literasi terus dilakukan oleh guru Muhammadiyah. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan perwakilan SMP Muhammadiyah 1 Bangkalan dan SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dalam kegiatan Pelatihan Menulis Opini FOSKAM Jatim bersama Jawa Pos, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–12.00 WIB tersebut bertempat di SD Muhammadiyah 1 Pucanganom, Sidoarjo. Dari SMP Muhammadiyah 1 Bangkalan, kegiatan diikuti oleh Ibu Diny, sedangkan dari SD Muhammadiyah 1 Bangkalan diikuti oleh Ibu Sofi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua FOSKAM Jatim, Bapak Edi Susanto. Selanjutnya, sambutan dari pihak Jawa Pos yang disampaikan oleh Bapak Firzan Sahroni, Bapak Andre, dan Bapak Ahmad Santoso.
Dalam sambutannya, Bapak Firzan Sahroni menyampaikan pesan yang menggugah peserta tentang pentingnya membaca dan menulis.
“Kalau kita ingin mengenal dunia maka membacalah, tetapi kalau kita ingin dikenal dunia maka menulislah.”
Pesan tersebut menjadi penguat bahwa membaca dan menulis merupakan dua keterampilan yang saling berkaitan. Membaca membuka wawasan dan memperluas pengetahuan, sementara menulis menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, dan pemikiran kepada masyarakat luas.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama, yaitu pelatihan menulis opini. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik menulis opini yang efektif, menyusun argumen secara kritis dan konstruktif, serta mengembangkan tulisan yang mampu memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.
Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus belajar menyuarakan berbagai gagasan pendidikan melalui tulisan. Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga dapat menjadi penulis yang mampu menyampaikan praktik baik, pengalaman, dan pemikiran untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan.
Keikutsertaan Ibu Diny dan Ibu Sofi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen SMP Muhammadiyah 1 Bangkalan dan SD Muhammadiyah 1 Bangkalan untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan membangun budaya literasi di lingkungan sekolah.
Diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pelatihan dapat diterapkan dan dikembangkan melalui karya-karya tulisan yang inspiratif. Dengan demikian, guru Muhammadiyah tidak hanya terus belajar, tetapi juga mampu berbagi pengetahuan dan gagasan melalui tulisan.
